Top three kegiatan favorit gen Z tuh cuma liburan, Nongkrong dan ngedrakor. Bener gak? Kalau gak ngedrakor tuh rasanya sehari tuh ada yang kurang gitu, rasa kosong yang aneh banget. Mau makan harus sambil drakor, Mau tidur ya drakor dulu, Mau mandi nanggung nunggu seles satu series dulu, bahkan pasa lagi healing juga ujung ujungnya tetap buka netflix buat ngedrakor. Lucunya lagi, gen Z paling demen tuh bilang โSatu episode lagi dehโ, tapi tiba tiba udah subuh aja. Ditambah lagi kalau dramanya sudah masuk scene sedih, auto mata sembab besok paginya. Ada yang sampai taruma lho sama ending film, ada juga yang berhari hari gak bisa move on.
Kalau kamu relate banget sama kebiasaan ngedrakor sampai lupa waktu, yuk simak artikel ini sampai habis!

Negdrakor = Lifestyle Gen Z
Drakor memang sudah menjadi bagian terbesar dari kehidupan gen Z, gak bisa dipungkiri hampir setiap gen Z tuh pasti punya satu atau dua drama korea yang jadi favorit mereka. Bahkan gen z tuh bisa jadi teman dekat cuman karena sama sama suka banget sama aktor yang main di drama korea ini gitu lho. Bisa kesel bisa juga suka banget sama aktor tersebut. Tapi kok bisa sih, Gen Z ketagihan banget sama Drakor? Jawabannya sih simpel, Kebanyakan Drakor tuh mengangkat tema yang relate sama kehidupan anak muda jaman now. Mulai dari soal persahabatan, percintaan, kuliah, karir, kesehatan mental sampai struggle kehidupan yang sering banget dirasakan Gen Z. Alur ceritanya tuh nggak ngebosenin, penuh plot twist dan bikin penonton selalu penasaran tiap episodenya. Visual sinematografi yang memanjakan mata dan nilai budaya korea yang relevan membuat drakor menjadi pilihan favorit gen z untuk mencari hiburan mereka. Bahkan gak sedikit dari mereka yang melanjutkan study abroad ke korea karena tertarik dengan bahasa korea dan budaya budaya korea yang relevan lho.
Drama korea tuh juga bukan cuma jadi tempat hiburan gen z tetapi juga menjadi penasihat terbaik soal kehidupan yang kita jalani. Kadang drama korea juga terasa kayak teman hidup yang ngasih banyak pelajaran soal kehidupan. Banyak qoute dan scene yang tanpa sadar buat kita mikir, termotivasi, bahkan merasa dipahami. Makanya gak heran kalau ngedrakor sekarang tuh udah jadi lifestyle Gen Z.
Inilah 5 Drama Korea yang Bikin Mata Bengkak Semalaman
Kalau kamu lagi cari tontonan yang siap bikin hati kamu campur aduk dan bengkak semalaman, berarti kamu wajib banget nih nonton drakor yang masuk ke list ini. Berikut lima drama korea yang dijamin bakal bikin mata kamu bengkak semalaman.
1. Hi Bye, Mama!

Drama Hi Bye, Mama! Merupakan drama korea yang menceritakan tentang seorang ibu yang meninggal dalam kecelakaan tragis dan kemudian menjadi hantu selama 5 tahun untuk diberikan kesempatan hidup kembali menjadi manusia selama 49 hari. Emosional dari drama ini muncul sebab ia harus kembali ke suami dan putrinya yang ternyata sudah mempunyai kehidupan baru. Drama ini memainkan emosional keibuan, kerinduan dan bagaimana pengorbanan setiap karakter untuk bisa berdamai dengan masa lalu. Terutama suaminya yang setelah kematian istrinya, mulai menjauhkan diri dari kenyataan dan bahkan menjadi depresi.
2. Goblin

Drama paling legend yang menceritakan soal jenderal tangguh yang dihukum mati oleh raja muda yang cemburu dengan beliau, sayangnya bukannya mati jenderal tersebut malah dikutuk menjadi Goblin abadi dengan pedang yang tak terlihat di dadanya. Pedang ini tuh cuma bisa lepas dan dicabut oleh pengantin goblin untuk mengakhir kutukannya. Maka dari itu untuk mengakhiri penderitaannya ia terus mencari pengantin manusia yang ditakdirkan untuk dirinya. Drakor menjadi salah satu drama tersedih sepanjang sejarah karena jenderal yang sudah hidup ratusan tahun harus menanggung penderitaan melihat semua orang dicintainya meninggal satu per satu.
3. 18 Again

Jangan pernah sesali semua yang sudah terjadi. Itulah pesan utama dari drama ini. Drama korea satu ini menceritakan tentang seorang suami yang merasa gagal di semua aspek hidupnya. Ia diceraikan oleh istrinya dan menyesali masa lalunya karena harus melepas cita citanya sebagai atlet basket demi menikah muda. Penyesalan mendalam ini membawa dia tiba tiba kembali ke wujud usia 18 tahun, bersekolah di tempat anak kembarnya sekolah. Disinilah kesedihan mulai memuncak, ia harus menyaksikan putranya yang sering dibully dan putrinya yang bekerja paruh waktu tanpa sepengetahuannya. Ia mulai menyadari betapa jauhnya ia dari anak anaknya selama ini, seharusnya ia menjadi pelindung keluarga tetapi ia malah sibuk menyesal karena harus melepas mimpi demi anak kembarnya. Terkadang kita memang perlu yang namanya penyesalan, tetapi seharusnya jangan berlarut terlalu lama. Yang terjadi biarlah terjadi.
4. When Life Gives You Tangerine

Serial drama ini membahas bagaimana kisah cinta itu dibangun bukan hanya melihat dari sisi materi tetapi kesetiaan dan ketulusan di tengah kemiskinan dan budaya patriarki. Drama ini berangkat dari kisah perjalanan kisah cinta yang membentang selama lima dekade antara seorang pemberontak yang penuh mimpi dengan seorang pria bertangguh baja yang selalu mencintai dan mendampinginya. Kisah ini menceritakan bagaimana mereka membangun keluarga yang tetap bisa bertahan di tengah kemiskinan dan kemelaratan. Definisi semua bakal baik baik aja asal aku ada disampingmu. Cielah ~
5.Daily Dose of sunshine

Jujur ini salah satu drama yang bisa bikin mimin sedih poll. Drama ini menceritakan bagaimana seorang perawat yang mengalami gangguan mental juga dituntut harus menjadi sinar matahari bagi pasiennya sembari menghadapi juga sisi gelap dari traumanya akibat tekanan pekerjaan dan kesedihan. Selalu terlihat seperti orang yang ceria tanpa seorangpun tahu bahwa dia juga sedang berdamai dengan semuanya merupakan gambaran paling jelas dari permainan emosional drama korea ini. Drakor ini memberi pesan bahwa tidak semua orang yang ceria adalah orang yang tidak punya masalah mental. Banyak hal yang bisa disembunyikan hanya dari ekspresi wajah.
Kalau kamu siap nangis nonton drakor yang mana nih? Siapin tissue banyak banyak deh!











